KanalBerita8.co-Produksi industri kerajinan dan kreatif Indonesia tumbuh sangat pesat dan menakjubkan. Dengan kata lain industri kerajinan dan kreatif ini telah mampu menunjukkan taringnya di pasar dunia.
Hal membanggakan ini menjadi salah satu alasan Presiden Joko Widodo untuk memberi perhatian, khususnya dalam memberikan serta mempermudah kredit usaha rakyat (KUR).
Melihat besarnya potensi sektor ini, maka tidak mengherankan kalau pemerintahan Jokowi terus mendorong munculnya usaha dibidang kerajinan. Pemerintah juga mendukung sekaligus memberikan wadah bagi pemain industri kreatif untuk menuangkan ide-idenya.
Apalagi latar belakang Presiden sebagai pengusaha mebel, karenanya Jokowi tak segan berbagi pengalaman kepada para perajin produk industri kreatif agar bisa sukses menggaet pembeli asing.
Berdasarkan pengalamannya saat menjadi pengrajin dan pengusaha beberapa tahun silam, Presiden memahami betul bahwa tantangan yang dihadapi para pengusaha adalah proses promosi dan pemasaran yang belum digarap dengan baik.
Namun demikian, Presiden optimistis jika para perajin mampu memenuhi standar kualitas hasilnya. Otomatis, lanjut Jokowi mengatakan pemasaran produk kerajinan dalam negeri akan meningkat. Ditambah lagi dengan tampilan kemasan yang menarik.
Asalkan, kata Jokowi seraya memberi masukan, sejumlah kriteria disebutnya dalam kesempatan tersebut, di antaranya adalah produk harus sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan oleh pembeli (on spec), harga jual harus sesuai dengan anggaran yang ada di masyarakat dan di pembeli (on budget), serta pengiriman produk juga harus tepat waktu (on time delivery).
Kalau sudah begitu, industri kreatif ini dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Keyakinan tersebut menurut Presiden setelah melihat di Indonesia sangat banyak pengrajin kecil dan besar yang dapat menghasilkan karya-karya berkualitas internasional.
"Saya meyakini masa depan Indonesia akan ada di industri kerajinan industri kreatif. Ini saya yakini," kata Jokowi saat membuka International Handicraft Trade Fair (Inacraft) ke-19 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Rabu (26/4/17).
Ini harus menjadi catatan, kemudian Kepala negara mengajak para pengrajin dan pengusaha terus berinovasi dalam menggencarkan promosi. Salah satunya dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk menjangkau pembeli dari negara manapun.
Inacraft sendiri juga bisa dijadikan sebagai ajang promosi bagi para pengrajin. Pameran yang sudah digelar selama 19 tahun tersebut memiliki kekuatan tersendiri di mana seluruh produk yang dipamerkan merupakan produk asli Indonesia.
"Kita harus jemput bola kepada pembeli, jangan justru menunggu pembeli datang menemukan kita. Apalagi interaksi dengan pembeli jauh lebih mudah sekarang ini dengan adanya internet, bisa pakai e-dagang, e-commerce, pakai online store, pakai web," katanya.
Seperti diketahui, total ekspor untuk produk dari industri kerajinan dan industri kreatif mencapai Rp852 Triliun. "Rp852 Triliun sebuah angka yang tidak kecil," kata Presiden.
Belum ada tanggapan untuk "Jokowi Menilai Masa Depan Indonesia ada Di Industri Kerajinan Kreatif"
Posting Komentar