PT KAI Beri Ultimatum, Warga Manggarai Berdoa Agar Tak Digusur




KanalBerita8.co-PT KAI melakukan konsolidasi terkait dengan rencana penggusuran dengan warga Manggarai kemarin. Namun konsolidasi itu belum menghasilkan kesepakatan.
 
PT KAI memberi ultimatum kepada warga RT 1 RW 12, Jl Saharjo, Manggarai, yang rumahnya berada di atas aset PT KAI untuk mengosongkan rumahnya tadi malam. Namun, warga tetap keras tidak meninggalkan lokasi. Penertiban pun kemungkinan akan ditunda. Sementara, warga Manggarai berdoa agar tak digusur.

Menurut perwakilan PT KAI, Prasetyo saat berada di lokasi, Rabu (26/4/17) mengatakan permohonan mereka telah dikantongi dan sudah di dengar. 

Sementara Kahumas Daop I KAI Suprapto mengungkapkan, apabila sampai batas waktu yang ditentukan tidak indahkan, terkait surat pemberitahuan ini pihaknya akan melakukan penertiban sesuai dengan peraturan yang berlaku dan PT KAI tidak bertanggung jawab atas segala kerusakan dan kehilangan barang-barang akibat dari tindakan penertiban tersebut. Namun, Suprapto belum menjelaskan kepastian waktu penertiban tersebut kapan dilaksanakan.

"PT KAI akan melaksanakan penertiban dalam waktu dekat," kata dia. 

Tak hanya itu PT KAI juga akan membayar uang ganti pembongkaran sesuai SK Direksi PT KAI Nomor: Kep.U/JB.312/IV/11/KA-2013. Uang pengantian bongkar tersebut sebesar Rp250 ribu per meter persegi bagi bangunan permanen dan Rp200 ribu per meter persegi bagi bangunan semi permanen.

"Karena ini tanah negara, maka tidak mungkin dibeli lagi oleh negara (PT KAI). Jadi usaha maksimal yang bisa dilakukan oleh pihak PT KAI dalam meminimalisasi dampak cost social adalah sesuai SK direksi tersebut," kata Suprapto.

Seperti diketahui, di tanah tersebut seluas 1.150 meter persegi bediri sebelas bangunan yang diminta PT KAI untuk dibongkar. Sebab, bangunan tersebut berdiri di tanah PT KAI sesuai sertifikat hak pakai Nomor 47 Manggarai Tahun 1988.

Lahan tersebut nantinya akan digunakan untuk mewujudkan integrasi moda transportasi massal, yakni pembangunan jalur kereta api Bandara Soekarno-Hatta.

Saat ini pemerintah tengah mengebut proyek pembangunan kereta api menuju Bandara Soekarno-Hatta. Rute kereta api yang diberi nama Skytrain itu dimulai dari Stasiun Manggarai menuju Sudirman, Batu Ceper dan terakhir Bandara Soekarno-Hatta.Kereta bandara tanpa pengemudi atau Automatic People Mover System (APMS) ini ditargetkan mulai beroperasi Juli 2017 dengan enam kereta berkapasitas 272 penumpang. Total trek kereta bandara sejauh 36 kilometer. Waktu tempuh dari Stasiun Manggarai menuju Stasiun Bandara direncanakan sekitar 58 menit.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "PT KAI Beri Ultimatum, Warga Manggarai Berdoa Agar Tak Digusur"

Posting Komentar