Hindari Potensi Kenaikan Harga Pangan Jelang Puasa,Pemerintah Awasi dan Pantau Harga dan Ketersediaan Stok Di Pasaran




KanalBerita8.co- Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita memastikan pasokan bahan pangan jelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri masih aman.

Kemendag berupaya mengantisipasi sejak dini potensi kenaikan harga barang kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan nasional. Secara alamiah kenaikan harga terjadi akibat kenaikan permintaan.
“Ini yang harus diantisipasi dengan ketersediaan stok,” katanya, Senin (43/4/17).
Hingga saat ini kata Enggartiasto, Kemendag telah melakukan pemantauan harga barang pokok dan barang penting di 165 pasar rakyat yang ada di 34 ibu kota provinsi dan 48 kabupaten kota secara harian, dan titik pantauan akan ditambah pada 2017.
Hal itu guna mengidentifikasi kesiapan pemerintah daerah untuk menghindari terjadinya kekurangan pasokan, gangguan distribusi, dan aksi spekulasi atau penimbunan barang kebutuhan pokok secara tidak wajar.
“Kami akan terus memastikan harga barang pokok tetap stabil dan pasokan terjaga. Kemendag juga melakukan pantauan ketersediaan stok atau pasokan 18 komoditas di 84 pasar rakyat, serta pasokan cabe dan bawang merah di sepuluh pasar induk dan enam sentra produksi,” katanya.
Dalam waktu dekat, Enggartiasto mengatakan pihaknya juga akan menyosialisasikan aturan baru terkait kewajiban distributor pangan untuk melaporkan jumlah stoknya secara berkala. Hal ini untuk menghindari penimbunan bahan kebutuhan pokok, dan menyebabkan harga menjadi melambung.
“Kita akan sosialisasikan ketentuan yang sudah kita keluarkan, bahwa mereka wajib lapor, termasuk wajib lapor posisinya, posisi stoknya. Dan demikian juga dengan harga,” paparnya.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Hindari Potensi Kenaikan Harga Pangan Jelang Puasa,Pemerintah Awasi dan Pantau Harga dan Ketersediaan Stok Di Pasaran"

Posting Komentar