KanalBerita8.co- Indonesia kembali menerima 21 unit Leopard 2RI pada Senin, 27 Maret 2017. Ini merupakan Batch terakhir MBT yang diterima oleh Indonesia. 21 unit Leopard 2RI tersebut diangkut oleh MV. HOEGH BANGKOK. Kapal ini membawa MBT dan spare parts.
Dengan kedatangan 21 unit tank Leopard 2RI kali ini maka lengkaplah sudah 61 unit tank Leopard 2RI ini diterima Indonesia, melengkapi 42 unit tank Leopard 2A4 yang telah lebih dulu diterima, untuk selanjutnya MBT ini akan diserahkan kepada TNI AD sebagai penggunanya.
Seperti diketahui, Indonesia telah memesan sebanyak 61 unit MBT Leopard 2RI yang dikirim secara bergelombang. Pada September 2016, Indonesia telah menerima pengiriman 24 unit Leopard 2RI. Kemudian, TNI Angkatan Darat menerima pengiriman lanjutan berupa 16 unit Leopard 2RI pada Desember 2016.
Leopard 2 RI tersebut merupakan bagian dari kontrak 280 juta dollar yang meliputi 61 unit Leopard 2 RI, 42 unit MBT Leopard 2 + (standar Leopard 2 A4 dengan penambahan sistem pendingin udara), 42 unit kendaraan tempur infanteri Marder 1A3 upgrade, dan 11 unit lapis baja recovery.
Alutsista ini dibeli oleh pemerintah Indonesia dari surplus kendaraan tempur milik Angkatan Darat Jerman.Sekilas Kehebatan Tank Leopard 2RI TNI AD
Tank Leopard 2RI sudah terlihat berbeda jika dibandingkan dengan seniornya yaitu Leopard 2A4. Untuk Leopard 2A4 terlihat mengotak dihiasi garis-garis tajam, sedangkan Leopard 2RI nampak dinamis dilengkapi modul-modul AMAP yang menghiasi bagian hull dan kubahnya.
Sosok Leopard 2RI yang banyak diperbicangkan oleh publik, sekarang kita tahu bahwa tak semua paket upgrade Leopard Revolution diterapkan, hanya beberapa hal vital saja digunakan pada Leopard 2A4, menghasilkan Leopard 2RI.
Leopard 2RI memiliki lapisan perlindungan berupa blok komposit AMAP (Advanced Modular Armour Protection) produksi IBD (IngenierBüro Deisenroth)-Deisenroth. Menggunakan konsep perlindungan 360 derajat, artinya Leopard 2RI benar-benar dilindungi di semua sisi.
Hal ini dikarenakan tank lebih banyak digunakan dalam kondisi urban, serangan roket dan rudal antitank bisa menyerang dari segala arah. IBD Deisenroth memproduksi pelindung pasif atau pelindung balistik yang sangat canggih.
Sistem persenjataannya tetap menggunakan meriam 120mm L44. Akan tetapi sistem turret drive diupgrade sepenuhnya menggunakan system elektrik, sehingga lebih aman, lebih stabil, dan lebih senyap.
Di atas glacis juga dilengkapi dengan SAS (Situational Awareness System) yang terdiri dari kamera yang memiliki kemampuan night vision sehingga driver mampu melihat lebih jelas di kegelapan.
Leopard 2RI tak menggunakan system remote pada kubahnya. Begitru juga ROSY (Rapid Obscuring System) tak terpasang di Leopard 2RI. Sistem ROSY adalah gabungan terintegrasi antara InfraRed Jammer/ decoy dengan pelontar granat asap, yang mampu melontarkan granat asap secara otomatis jika dideteksi keberadaan rudal antitank atau ancaman lain disekitarnya.
Leopard 2RI masih menggunakan sistem pelontar granat asap pada umumnya yang dipasang di bagian kiri dan kanan kubah belakang. Disamping itu Leopard 2RI juga telah dilengkapi dengan sistem pendingin udara yang diletakkan di belakang bustle, dengan inlet udara dari sisi atas yang terlindungi oleh kawat baja.
Belum ada tanggapan untuk "21 Unit Tiba Di Indonesia,Tank leopard 2RI ini dinilai Lebih Canggih dari Pendahulunya"
Posting Komentar