KanalBerita8.co- Dalam waktu dekat pemerintah akan melakukan redistribusi aset dan reformasi agraria. Hal itu dilakukan Pesiden Joko Widodo untuk mengurangi ketimpangan sosial di masyarakat.Salah satu langkah pemerintah yakni dengan pembagian lahan.
Pemerintah berkomitmen memberikan lahan seluas 12,7 juta hektare yang tersebar di berbagai provinsi akan dikelola masyarakat untuk budi daya tanaman kebun atau hortikultura.
“Ada 12,7 juta hektare lahan yang kami berikan kepada rakyat, koperasi, dan masyarakat adat, yang mengarah pada pemerataan,” kata Presiden dalam rakornas BPP Hipmi (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) di Jakarta, Senin (27/3/17).
Reforma agraria merupakan bagian dari usaha pemerintah, untuk melakukan tranformasi di sektor pertanian untuk masyarakat golongan bawah.
Melalui program reforma agraria akan memberikan kesempatan untuk masyarakat dalam mendapatkan modal berupa tanah yang nantinya akan serahkan ke masyarakat untuk dikelola menjadi lebih produktif.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan, program reforma agraria merupakan pasangan dari program pendorong pertumbuhan ekonomi, yang sebelumnya sudah dikeluarkan.
Lebih lanjut Darmin mengatakan bahwa penyediaan “platform” informasi pasar dari produk pertanian serta bantuan bagi pengembangan usaha produksi pertanian juga menjadi pemberdayaan secara sistematik klaster yang diperoleh subjek reforma agraria.
“Kita bisa rancang dalam satu klaster untuk pangan itu butuh apa saja, bisa termasuk gudang, pengering gabah, irigasi, dan jalan sehingga para ‘off taker’ bisa dengan mudah membeli hasil pangan langsung,” katanya.
Belum ada tanggapan untuk "Ciptakan Pemerataan Ekonomi,Pemerintah berikan 12,7 Hektar untuk di kelola Rakyat"
Posting Komentar