Ini Harapan Para Tokoh Kepada Gubernur Baru



KanalBerita8.co- JAKARTA – Hasil hitung cepat (Quick Count) beberapa lembaga survei di Pilkada DKI Jakarta putaran kedua, memposisikan  pasangan calon nomor 3 Anies – Sandi lebih unggul dibanding petahana Basuki – Djarot. 


Beberapa praktisi dan tokoh nasional pun menyampaikan komentar dan harapannya.

Di temui saat menunaikan hak pilihnya di TPS 01, Kelurahan Senayan, Jakarta Selatan, Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Harry Azhar Azis menyatakan, siapapun yang terpilih harus mampu melaksanakan prinsip good governance sebagaimana yang tertera dalam peraturan perundang-undangan di tingkat Negara dan daerah. 


“Ujungnya pemimpin baru ini mampu mendatangkan kesejahteraan bagi rakyat,” ujarnya.

Harry Azhar Azis memaparkan, misalnya sekarang ini angka kemiskinan itu katakanlah 100. Nanti lima tahun mendatang setelah dia menjabat 150, bertambah kan? “Dimata saya, belum di mata Undang-Undang karena Undang-Undang belum ada yang mengatur itu. Gagal,” terangnya.


Gubernur di masa mendatang masih mempunyai banyak permasalahan yang harus diselesaikan. Berbagai permasalahan yang harus diselesaikan terutama adalah masalah pengangguran, kesenjangan ekonomi, serta masalah sumber daya manusia.


“Jadi dia berhasil kalau angka kemiskinan turun jadi 75 atau jadi 50. Begitu juga angka pengangguran, begitu juga angka kesenjangan pendapatan, yang ditunjukkan dengan angka gini rasio. Sekarang kan 0,4%. Juga yang terakhir, Indeks Pembangunan Manusia.

 Kalau di tingkat nasional 69, di tingkat DKI kayaknya lebih tinggi dari nasional. DKI saya kira 73. Tapi dibandingkan Singapura 92, itu harus dikejar,” tukasnya.


Di tempat terpisah, Presiden Indonesia ke-3, Baharuddin Jusuf (BJ) Habibie berharap pemimpin baru Ibu Kota harus dapat menciptakan pemerataan kerja serta mengutamakan penggunaan produk dalam negeri.

‎”Kita hari ini harapkan menjadikan contoh bagi siapa saja yang mau mensinergikan budayanya dengan iptek dan keyakinannya dan mementingkan kepada kepentingan rakyat,” kata Habibie usai menggunakan hak suaranya di TPS 05 Patra Kuningan, Jakarta Selatan.


Menurutnya, Gubernur DKI Jakarta harus bekerja keras agar setiap orang mendapat kesempatan kerja. Selain itu, penggunaan produk lokal juga harus diutamakan karena hal ini menyangkut efek domino (multiplier effect) yang ditimbulkan akan sangat besar.


“‎Semua produk yang kita butuhkan selama kita bisa membuatnya kita dahulukan produksi buatan sendiri karena di belakangnya adalah jam kerja, proses, keunggulan dan kesejahteraan kita sendiri. Ini adalah salah satu mata rantai dari seluruhnya dan ini berjalan baik,” imbuh dia.


Sementara itu ekonom Fauzi Ichsan berharap Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta ter‎pilih dapat meneruskan pembangunan infrastruktur yang sudah berjalan saat ini, mengingat Jakarta sudah menjadi megapolitan.


Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang menggunakan hak pilihnya di TPS 03 Kuningan Timur, Setiabudi, Jakarta Selatan ini mencontohkan, Jakarta sudah lama sebagai megapolitan dan kalau dilihat megapolitan di dunia, seperti Mumbai, London, New York, dan Beijing‎, pembangunan infrastruktur dan layanan publik sangat penting.


Fauzi melihat, masyarakat yang tinggal di wilayah megapolitan memiliki 
pendidikan dan tuntutan yang tinggi terhadap berbagai fasilitas pelayanan publik, sehingga pemimpin terpilih nantinya dapat memenuhi keinginan masyarakat.


Lebih lanjut dia mengatakan, ‎pembangunan di Jakarta saat ini sudah berjalan dengan baik, seperti pembangunan moda transportasi masal MRT dan lainnya. “Sudah bagus, makanya pembangunan dan penyediaan sarana terus ditingkatkan, dan tentunya penghijauan karena polusi semakin meningkat dengan besarnya jumlah penduduk,” ujarnya. []

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Ini Harapan Para Tokoh Kepada Gubernur Baru"

Posting Komentar