KanalBerita8.co- Yogyakarta sejak dulu banyak melahirkan tangan-tangan kreatif yang berpotensi pada pertumbuhan ekonomi. Karenanya DIY diharapkan menjadi sentra industri kreatif di Indonesia.
Yogyakarta juga dikenal banyak menciptakan seniman yang luarbiasa, kontribusi dunia pendidikan juga luar biasa. Selain itu, IPM (Indeks Pembangunan Manusia) DIY nomor dua tertinggi setelah Jakarta.
“Kalau IPM tinggi ditambah dengan pelaku industri kreatif yang tinggi serta produksi seni dan budaya dan wisata sangat tinggi, semua akan menjadi potensi yang sangat besar untuk penguatan industri kreatif di Indonesia,” kata Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa pada acara pembukaan Jambore AKU pertama di Alun-alun Utara Yogyakarta, Sabtu (22/4).
Hal itu dikatakan Khofifah, bahwa sentra industri kreatif Indonesia telah sejalan dengan keinginan Presiden Joko Widodo pada rapat terbatas belum lama ini.
Mengenai potensi tumbuhnya industri kreatif di DIY yang cukup tinggi, dimana terlihat berbagai kerajinan seni, budaya, wisata, dan didukung dengan lembaga pendidikan yang cukup banyak.
Di samping itu, peserta jambore AKU yang sebagian besar pelaku usaha mikro, kecil. Kata Khofifah menambahkan, maka akan menjadi bagian penting bila hulu hilir bersambung. Mereka bisa mendapatan raw material yang bagus dan akan bisa menyiapkan produk yang kualitatif, bisa menjaga quality of control, bisa menjaga kontinuitas dan kuantitas. Sehingga bisa menembus pasar dunia secara bertahap.
Sementara itu, Ketua Umum DPP AKU, GKR Mangkubumi menyampaikan, untuk selalu meningkatkan industri kreatif di Yogyakarta butuh kolaborasi dari beragam lintas baik pemerintah, orang-orang, serta tubuh usaha-usaha sebagai pendamping. Terlebih untuk pemula yang butuh pendamping supaya dapat berkembang.
“Yang telah berkembang atau telah mandiri mesti jadi pendamping atau pelatih untuk pemula. Semuanya mesti bersinergi untuk wujudkan Yogyakarta sebagai pusat industri kreatif,” katanya.
Diharapkan dengan diliriknya Yogyakarta sebagai industri kreatif, mampu mendorong daerah- daerah lain untuk menonjolkan keunggulannya dalam mempromosikan industri kreatif.
Belum ada tanggapan untuk "Banyak Lahirkan Pelaku Industri Kreatif,Mensos Jadikan Yogya Sebagai Sentra Industri kreatif"
Posting Komentar