Aksi Demo Mayday Diharapkan Berjalan Damai Dan Tertib






KanalBerita8.co-Hari ini 1 Mei 2017 sejumlah buruh akan menggelar aksi dalam mempengeringati Hari Buru Intrnasional ata May Day. Rencanya buruh akan menyampaikan pesan damai lewat dialog kepada pemerintah.

Seiring stigma buruk yang terus dilekatkan kepada kaum buruh dalam memperjuangkan keadilan, hal ini menjadi cerita baru perjalanan buruh dengan menggandeng Pemerintah untuk duduk bareng memecahkan persoalan buruh.

Serikat buruh dapat dinilai telah menjadi bagian penting dalam sebuah Pemerintahan. Bahkan organisasi ini disebut sebagai salah satu organisasi yang cukup baik dalan mengolah sebuah kelas yang memiliki persfektif, tujuan, dan psikologis yang sama.

Mencapai upaya damai memang bukan perkara mudah ditengah derasnya cibiran terhadap para buruh. Namun mayarakat pekerja lainnya tak luput ikut merasakan hasil dari perjuangan kaum buruh.

Kaum buruh, dikatakan Ketua Umum Serikat Buruh Sejahtera Indonesia 1992, Sunarti, buruh pada dasarnya tidak menolak atau pun menentang kebijakan politik dalam hal ini Pemerintah. Bahkan buruh, lanjut Sunarti sangat senang jika buruh diajak duduk bareng dalam menyelesaikan segala persoalan.

Karena bagi mereka lewat jalur diskusi dan dialog lebih bermanfaat ketimbang turun ke jalan yang berdampak merugikan banyak pihak. Oleh karena itu SBSI siap berdialog dengan Pemerintah.

Sunarti juga menambahkan, SBSI 1992 turun kejalan pada Senin 1 Mei besok tak lain untuk berkreasi menyampaikan pendapat. Lanjutnya lagi, ada beberapa sudah disiapkan untuk disampaikan berdialog dengan pemerintah.

"Serikat buruh lebih seneng berdialog daripada turun kejalan dan tidak merugikan kaum buruh juga, kenapa harus panas-panasan. Tidak ada serikat buruh yang mau turun kejalan manakala ada perundingan.

Sebenarnya buruh lebih senang berdialog jadi tidak berbenturan dengan aparat atau dengan siapapun," tegas Sunarti saat di berbialog di Gedung Juang 45, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Minggu (30/4/17).

Disis lain,  Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariadi B Sukamdani berharap hari buruh akan lebih tertib dan damai.  



"Kalau dulu kan tidak libur dan dijadikan hari unjuk rasa, nah sekarang setelah diliburkan ya semua pihak memanfaatkan momentum itu unuk merajut kebersamaan, bukan malah menentang segala sendi," ujarnya di sela-sela kebijakan upah minimum, di Jakarta, Sabtu (29/4).

Mengenai rencana buruh untuk meminta tuntutan penghapusan alih daya (outsourcing) kembali unjuk rasa pada 1 Mei esok, ia menyebut ada salah kaprah. Kebijakan pemerintah untuk pembatasan outsorcing itu diklaim tidak tepat dan justru merugikan masyarakat pencari kerja. Kalau mau dikaji lebih dalam, kata dia, alih daya tidak hanya merugikan perusahaan tetapi masyarakat untuk punya alternatif pekerjaan.

Sementara itu untuk mengantisipasi kemanan jalannya hari buruh hari ini, pihak kepolisian telah menyiagakan personilnya ditiap titik-titik yang dinilai urgent. Dan juga akan ada pengalihan arus di sekitar istanan dan DPR.

"Konteksnya Polri melayani dan mengayomi. Untuk personil Polda Metro Jaya mengerahkan pasukan sekitar 17 ribuan personil, besok ada pengalihan arus di depan istana juga," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto usai menghadiri Diskusi Buruh yang digelar SBSI.

Adapun jumlah buruh yang akan meramaikan hari buruh di dekat Istana Kepresidenan, Setyo mengatakan jumlah buruh yang akan meramaikan estimasinya sekitar 40 ribu buruh. Menurut Setyo, mereka akan melakukan kegiatan dekat istana.

Intinya Polri siap mengamankan dan memeri rasa aman kepada buruh yang akan menyampaikan aspirasinya. Lewat sebuah kesepakatan aksi buruh ini dipastikan kondusif. Searaya mengimbau, Setyo mengatakan.
"Jadi May Day is happy Day," ungkapnya tersenyum

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Aksi Demo Mayday Diharapkan Berjalan Damai Dan Tertib"

Posting Komentar